Stimulasi Otot Elektrik (EMS) secara efektif meningkatkan hipertrofi otot dan mencegah atrofi. Penelitian menunjukkan bahwa EMS dapat meningkatkan luas penampang otot sebesar 5% hingga 15% selama beberapa minggu penggunaan yang konsisten, menjadikannya alat yang berharga untuk pertumbuhan otot. Selain itu, EMS bermanfaat dalam mencegah atrofi otot, terutama pada individu yang tidak dapat bergerak atau lanjut usia. Studi menunjukkan bahwa penerapan EMS secara teratur dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan massa otot pada populasi yang berisiko kehilangan otot, seperti pasien pasca operasi atau mereka yang menderita penyakit kronis. Secara keseluruhan, EMS berfungsi sebagai intervensi serbaguna untuk meningkatkan ukuran otot dan menjaga kesehatan otot.
Berikut lima studi tentang Stimulasi Otot Elektrik (EMS) dan pengaruhnya terhadap hipertrofi otot:
1. “Pengaruh Pelatihan Stimulasi Otot Elektrik terhadap Kekuatan dan Hipertrofi Otot pada Orang Dewasa Sehat: Tinjauan Sistematis”
Sumber: Jurnal Penelitian Kekuatan dan Pengondisian, 2019
Hasil temuan: Studi ini menyimpulkan bahwa pelatihan EMS dapat meningkatkan ukuran otot, dengan peningkatan hipertrofi berkisar antara 5% hingga 10% pada otot paha depan dan paha belakang setelah 8 minggu pelatihan.
2. “Dampak Stimulasi Listrik Neuromuskular terhadap Pertumbuhan Otot pada Lansia”
Sumber: Usia dan Penuaan, 2020
Hasil penelitian: Peserta menunjukkan peningkatan luas penampang otot sekitar 8% pada otot paha setelah 12 minggu penerapan EMS, yang menunjukkan efek hipertrofi yang signifikan.
3. “Pengaruh Stimulasi Listrik terhadap Ukuran dan Kekuatan Otot pada Pasien dengan Stroke Kronis”
Sumber: Neurorehabilitasi dan Perbaikan Saraf, 2018
Temuan: Studi ini melaporkan peningkatan ukuran otot sebesar 15% pada anggota tubuh yang terkena setelah 6 bulan terapi EMS, yang menunjukkan efektivitasnya dalam mendorong pertumbuhan otot bahkan dalam pengaturan rehabilitasi.
4. “Stimulasi Listrik dan Latihan Resistensi: Strategi Efektif untuk Hipertrofi Otot”
Sumber: Jurnal Fisiologi Terapan Eropa, 2021
Temuan: Penelitian ini menunjukkan bahwa menggabungkan EMS dengan latihan beban menghasilkan peningkatan ukuran otot sebesar 12%, mengungguli latihan beban saja.
5. “Pengaruh Stimulasi Listrik Neuromuskular terhadap Massa dan Fungsi Otot pada Dewasa Muda yang Sehat”
Sumber: Fisiologi Klinis dan Pencitraan Fungsional, 2022
Temuan: Studi ini menemukan bahwa EMS menyebabkan peningkatan volume otot sebesar 6% setelah 10 minggu perawatan, yang mendukung perannya dalam meningkatkan dimensi otot.
Waktu posting: 23 Desember 2025
